Deokhye, Putri Kerajaan Terakhir Korea

More articles

TERKINNI.COM – Halaman-halaman buku teks sejarah Korea dipenuhi dengan kesuksesan, cobaan, dan kesengsaraan para pemimpin besar, diktator yang menakutkan, dan legenda sejarah modern. Namun terdapat seorang tokoh yang tidak sering disebutkan dalam diskusi sejarah, meskipun baru meninggal dalam beberapa dekade terakhir. Orang itu adalah Putri Deokhye yang merupakan Putri terakhir Korea. 

Putri Deokhye adalah Putri terakhir dari Kekaisaran Korea yang sekaligus putri bungsu dari Kaisar Gojong. Lahir selama penjajahan Jepang, dia tidak secara resmi diakui sebagai Putri oleh Jepang sampai tahun 1917 karena ibunya adalah seorang selir. Ingin melindungi putrinya dari Jepang, Gojong mencoba mengatur pernikahan dengan orang Korea, tetapi pertunangan itu gagal.

Dia pindah ke Jepang untuk studinya setelah kematian ayahnya pada tahun 1919, dan hanya kembali ke Korea untuk pemakaman ibunya. Di bawah pengawasan Jepang, dia bahkan tidak diizinkan mengenakan pakaian berkabung yang layak. Setelah kembali ke Jepang, Deokhye dijodohkan dengan bangsawan Jepang, Count Sō Takeyuki. Sejak saat itu, Deokhye mulai mengalami masalah psikologis seperti sleep walking, dementia, dan gangguan makan. Dia menghabiskan sebagian besar masa dewasanya di klinik kesehatan mental.

Setelah kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II, Deokhye kehilangan gelar countess-nya, mengajukan gugatan cerai dari suaminya, dan kehilangan anak tunggalnya, Masae, yang diyakini banyak orang sebagai kasus penghilangan/bunuh diri. Tidak diragukan lagi bahwa Deokhye menderita secara mental dan emosional baik sebelum, selama dan setelah relokasinya ke Jepang.

Sayangnya, kembali ke Korea bukanlah hal yang mudah. Membawa Deokhye kembali ke negara tanpa monarki akan menyebabkan ketegangan politik yang pemerintah otoriter pada saat itu kurang tertarik. Namun, karena upaya reporter Kim Eul Han, Deokhye secara permanen kembali ke tanah airnya. Dia tinggal di Aula Nakseonjae, Istana Changdeokgung selama 21 tahun sampai kematiannya pada tahun 1989 pada usia 76 tahun.

Sementara itu, Kisah Putri Deokhye dijadikan film pada tahun 2016 dengan judul The Last Princess. Film ini dibintangi oleh Son Ye Jin dan berhasil membuat Son Ye Jin menerima berbagai penghargaan melalui perannya sebagai Putri Deokhye. 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Latest

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x