[TEN REVIEW] ‘The Snob’ Tunjukkan Absurditas Dunia Seni yang Sesungguhnya

By Ilham R.

Kisah seorang penulis artistic bernama Seon Woojung yang hidup dengan menjual lukisan plagiarisme miliknya. Dia hanya menyebutkan bahwa ia hanya ‘meminjam’ padahal semua orang tahu bahwa itu adalah plagiat, dan bergosip tentang Andy Warhol. Dia tetap berani meskipun membicarakan keburukan orang lain dan menusuk orang-orang di sekitarnya dari belakang. Dia mengatakan dengan percaya diri, “Orang banyak menyebutku wanita kasar.” 

Dia selalu konsisten dengan berlagak bodoh mengatakan, “Tidak ada yang salah” saat pelukis asli datang dan meminta maaf. Ketika pelukis asli tidak dapat menahan dan mengucapkan kata-kata kasar, dia menghancurkannya tanpa ragu-ragu. Bahkan jika mereka memanggil pengacara untuk mengajukan gugatan, perilakunya tetap tidak berubah.

Sementara itu, kurator Seo Jinho (Song Jaerim) mengunjungi Seon Woojung dan mengusulkan pameran khusus di Museum Seni Yumin, di mana hanya pemula yang dapat berpartisipasi. Mengapa Seo Jinho mendekatinya di tengah kontroversi? Pada akhirnya, mereka berakhir pada suatu hubungan terlarang.

Seon Woojung ternyata memiliki kekasih. Dia adalah reporter majalah seni Kim Hyungjung (Sim Heesob). Seon Woojung bersama kekasihnya tinggal bersama. Tidak, lebih tepatnya mereka hanya tinggal di rumah yang sama. Ketika Seon Woojung dan Seo Jinho menghabiskan malam yang panas bersama, Kim Hyungjung bekerja di Museum Seni Yumin atas saran sepupunya, Kwang Jang (Yoo Jaemyung).

Ini adalah situasi di mana dua pria yang terpaksa bekerja di kantor yang sama. Hubungan terlarang sudah dimulai. Dalam keadaan ini, Tak Soyoung, teman SMA Seon Woojung muncul. Setelah mengetahui bahwa Seon Woojung berselingkuh, Tak Soyoung mengatakan dia akan mencoba membuat situasi yang dikenal dengan situasi “Same Same.” Kira-kira apakah itu? Di mana dan bagaimana akhir dari hubungan yang terjalin antara pria-pria dan wanita ini?

The Snob merupakan film Korea yang tayang pada 12 Desember lalu. Film ini disutradarai oleh Shin A Gad dan Lee Sang Cheol. Ini merupakan film ketiga yang mereka sutradarai bersama. Keduanya pernah mendapat penghargaan sebagai Best New Director untuk film Jesus Hospital. The Snob adalah film bergenre komedi yang gelap dengan menunjukkan absurditas dunia seni. Shin Aga, yang mengambil jurusan seni di universitas, mengatakan dalam pemutaran pers bulan lalu, “Aku ada beberapa kenalan di dunia seni, termasuk pelukis. Aku menulis skenario berdasarkan kisah nyata dari dunia seni yang aku dengar melalui mereka.”

Inti dari film ini adalah untuk melihat hubungan antara pelukis Seon Woojung yang egois dan tidak tahu malu dengan karakter lainnya. Akting para artis dalam film ini menarik perhatian dunia film karena menunjukkan akting yang realistis.

Bahkan aktris Ok Jayeon yang menarik perhatian di industri teater, tetapi yang namanya tidak dikenal oleh publik, juga merupakan sosok yang menarik perhatian. Ok Jayeon melengkapi karakter Tak Soyoung dengan akting yang spontan dan provokatif.

Menggunakan cara apa pun yang diperlukan untuk memenuhi ‘keinginan’ menjadi salah satu poin penting dalam film ini. Realitas absurd yang terkandung dalam jalan cerita film ini dapat diprediksi. Namun, terlihat juga sisi sombong manusia. Selain itu, hubungan aneh antar karakter yang agak menjengkelkan dan perselingkuhan juga menambah keseruan dalam film ini agar memberikan jalan cerita yang tidak membosankan. Daripada segalanya, yang paling mencuri perhatian dan titik fokus pada film ini adalah ekspresi yang persuasif dari para pemain.

The Snob tayang perdana pada tanggal 12 Desember lalu di Korea.

Original article: http://tenasia.hankyung.com/archives/1873576

Translations by: Ilham Ramadhan ilhamrams@gmail.com  

Latest articles

Related articles

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x