CEO Big Hit Entertainment Bang Shi Hyuk Sebutkan Rahasia Kesuksesan BTS

By Suci A.

CEO Big Hit Entertainment Bang Shi Hyuk mengungkap bahwa kesuksesan BTS ada pada konten yang bagus.

Pada (25/11), CEO Bang Shi Hyuk menjadi pembicara dalam acara pembukaan Culture Innovation Summit yang diselenggarakan di Bexco, Busan. Di hadapan presiden Moon Jaein dan para petinggi Negara ASEAN, CEO Bang Shi Hyuk mengungkapkan, “Saya berharap pertemuan kali ini dapat menjadi kesempatan untuk bertukar inspirasi dan visi kebudayaan.”

Ia menyebutkan perihal Live Aid, sebuah pertunjukan yang direncanakannya untuk membantu dan memberi informasi kepada dunia tentang masalah kelaparan yang terjadi di Afrika dengan berkata, “Salah satu contoh terbaik ketika menggunakan satu teknologi untuk menciptakan konten yang bagus, yaitu Live Aid.” Selanjutnya, “Pertunjukan yang berlangsung selama 10 jam ini ditayangkan secara langsung melalui satelit buatan di lebih dari 100 negara yang disaksikan sebanyak 1.9 miliar orang dan hingga kini masih menjadi siaran langsung dengan skala terbesar dalam sejarah. Live Aid dengan jelas menyampaikan tragedi yang terjadi setiap sudut belahan dunia dan menarik perhatian umat manusia melalui musik. Hal ini langsung menyebar luas ke seluruh belahan bumi. Hal ini tidak akan bisa terjadi tanpa adanya satelit. Live Aid membuktikan nilai keberadaan teknologi siaran langsung yang menggunakan satelit,” jelasnya.

CEO Bang Shi Hyuk mengatakan, “Waktu telah berlalu dan kini kita dapat menyaksikan pertunjukkan secara langsung bersama dengan orang-orang dari seluruh belahan dunia melalui berbagai channel dengan saling berkomunikasi dengan konten, emosional, dan antusiasme yang sama. Dengan menggunakan teknologi itu, BTS yang berasal dari agensi kecil di negara Asia Timur ini memulai menarik perhatian secara global.”

Ia menambahkan bahwa keberhasilan BTS berkat adanya nilai keberadaan dan efek dari teknologi YouTube.

Ketika ditanya, “Di antara banyaknya artis, bagaimana Live Aid dan BTS dapat membuktikannya” CEO Bang menjawab, “Hal itu dikarenakan adanya konten yang bagus.” Walaupun Live Aid dan BTS keduanya memiliki waktu dan jenis konten yang berbeda, namun mengandung pernyataan yang berani, aktif, dan terkadang provokatif tentang waktu dan generasi.

Dia menambahkan, “Semua konten adalah semacam pernyataan. Yang penting adalah seberapa universal dan kontemporer pernyataan itu. Kemudian, kita harus dapat mencapai universalitas dan pada saat yang sama mendapatkan antusiasme komunitas khusus.”

CEO Bang Shi Hyuk mengatakan, “Sama seperti Live Aid yang mengumumkan nilai teknologi siaran langsung melalui satelit 34 tahun yang lalu, dan sama dengan BTS yang sekarang telah menunjukkan kekuatan teknologi YouTube, marilah berinvestasi kepada orang yang dapat membuktikan nilai dari keberadaan teknologi baru yang akan menciptakan konten yang berisi pernyataan dan pemahaman kita sendiri.”

◆ Berikut ini adalah isi presentasi CEO Bang Shi Hyuk

Halo, saya CEO sekaligus produser Big Hit Entertainment. Saya merasa terhormat dapat berdiri di hadapan para petinggi dan tamu-tamu dari berbagai negara asing. Khususnya, saya merasa sangat senang karena bisa bertemu dengan para tamu kehormatan yang mencintai konten Big Hit. Saya berharap pertemuan kali ini dapat menjadi kesempatan untuk bertukar inspirasi dan visi kebudayaan

Saya ingin berbagi dengan kalian sesuai dengan pengalaman dan pemikiran saya sebagai pencipta konten dalam revolusi industri keempat dengan visi konten budaya sebagai mesin pertumbuhan untuk ASEAN.

Saya menyebut masa revolusi industri keempat. Ini adalah masa dimana teknologi mengubah dunia, manusia dan gaya hidup. Ini memang kalimat yang benar. Namun kita tidak menikmati teknologi itu seutuhnya. Kita menggunakan sebuah teknologi untuk menciptakan konten yang menarik dan mengagumi keberadaan teknologi tersebut.

Saya pikir contoh terbaik adalah pertunjukan Live Aid. Pada tahun 1985, para seniman terbaik saat itu berkumpul di Stadion Wembley di Inggris di bawah slogan “Feed the World.” Live Aid, sebuah pertunjukan yang direncanakannya untuk membantu dan memberi informasi kepada dunia tentang masalah kelaparan yang terjadi di Afrika. Pertunjukan yang berlangsung selama 10 jam ini ditayangkan secara langsung melalui satelit buatan di lebih dari 100 negara yang disaksikan sebanyak 1.9 miliar orang dan hingga kini masih menjadi siaran langsung dengan skala terbesar dalam sejarah. Live Aid dengan jelas menyampaikan tragedi yang terjadi setiap sudut belahan dunia dan menarik perhatian umat manusia melalui musik. Hal ini langsung menyebar luas ke seluruh belahan bumi. Hal ini tidak akan bisa terjadi tanpa adanya satelit. Live Aid membuktikan nilai keberadaan teknologi siaran langsung yang menggunakan satelit.

Waktu telah berlalu dan kini kita dapat menyaksikan pertunjukkan secara langsung bersama dengan orang-orang dari seluruh belahan dunia melalui berbagai channel dengan saling berkomunikasi dengan konten, emosional, dan antusiasme yang sama. Dengan menggunakan teknologi itu, BTS yang berasal dari agensi kecil di negara Asia Timur ini memulai menarik perhatian secara global.

Semua orang di seluruh dunia bersemangat melihat music video dari orang-orang Korea yang menyanyi dengan Bahasa Korea sambil menari. Mereka menerjemahkan, menafsirkan dan membagikan seluruh lagu, percakapan dan pesan dari BTS, dan menjadikan BTS sebagai The Beatles di era Youtube dan pahlawan. Sebaliknya, keberhasilan BTS adalah berkat adanya nilai keberadaan dan efek dari teknologi YouTube.

Kalau begitu, mungkin ada banyak pertanyaan seperti ini. Di antara banyaknya artis, bagaimana Live Aid dan BTS dapat membuktikannya? Jawabannya sangat sederhana. Hal itu dikarenakan adanya konten yang bagus. Walaupun Live Aid dan BTS keduanya lahir dalam generasi yang berbeda dan memiliki waktu dan jenis konten yang berbeda, namun semuanya mengandung konten yang bagus, yang mengandung pernyataan yang berani, aktif, dan terkadang provokatif tentang waktu dan generasi.

Sebenarnya semua konten adalah semacam pernyataan. Yang penting adalah seberapa universal dan kontemporer pernyataan itu. Ketika pertama kali menemukan konten, kami terpesona dengan orisinalitas dan keunggulan isi konten. Ini seperti pertunjukan yang belum pernah dilihat sebelumnya, kisah yang luar biasa dan grafik yang sangat besar. Tetapi ketika kita tenggelam dalam konten, dalam sekejap kita dapat mendengar pernyataan si pencipta konten melalui para karakter utama, cerita dan pertunjukan yang ditampilkan.

Setelah itu, kita akan merasakan, “Oh, ternyata ini kisahku. Kisah zaman kita dan cerita tentang generasi kita.” Inilah waktunya untuk membuat satu konten menjadi konten yang bagus. Waktu yang membuat perubahan dari sesuatu yang khusus menjadi universal dan dapat menggetarkan hati seseorang.

Ada satu hal lagi yang sangat penting. Berbeda dengan jaman dahulu, dalam generasi sekarang, kita tidak bisa membuat konten yang bagus hanya dengan pernyataan yang bersifat universal. Pernyataan itu harus bersifat universal dan pada saat yang sama dapat membangkitkan antusiasme komunitas khusus. Dalam beberapa hal, itu terdengar seperti sesuatu yang semuanya tentang universalitas dan komunitas tertentu.

Di masa lalu, dunia ini sangat kompleks dengan berbagai macam orang. Tetapi sekarang, kita sudah tidak bisa menghitung keberagaman tersebut. Orang-orang yang memiliki selera dan kepribadian yang berbeda akan masuk ke dalam komunitas yang sempit dan dalam. Sangat sulit untuk melahirkan konten dalam generasi sekarang yang dapat membuat orang-orang ini untuk jatuh dalam antusiasme yang sama. Jadi sangat sulit untuk memunculkan fenomena yang dapat menggemparkan dunia seperti Michael Jackson dan Madonna.

Walau begitu, bukan berarti kita tidak bisa membuat konten yang dapat memimpin antusiasme orang-orang di seluruh penjuru bumi. Hanya saja, kita membutuhkan cara lain yang berbeda dengan masa lalu. Ini tentang membiarkan orang-orang dengan selera tertentu mengetahui keberadaan mereka melalui antusiasme yang besar, dan kemudian mengandalkan antusiasme itu untuk mewujudkannya. Contohnya adalah film seperti The Avengers. Di masa lalu, pahlawan berbasis komik adalah genre yang hanya disukai orang-orang tertentu. Namun berkat antusiasme komunitas tersebut, kini menjadi pengaruh yang besar hingga mencapai kesuksesan global.

‘Konten baik’ di era modern harus merupakan pernyataan universal yang dapat dihubungkan oleh setiap orang, dan pada saat yang sama merupakan bentuk pernyataan khusus yang dapat memunculkan antusiasme komunitas. Pada akhirnya, konten yang baik adalah pernyataan yang harus dimiliki di zaman sekarang ini.

Saya akan mencoba untuk mengubah cerita. Saya melihat lautan dari balik jendela ketika dalam perjalanan menuju Busan. Kemudian saya tiba-tiba teringat akan ASEAN. Negara-negara tetangga yang dilalui selama 6-7 jam penerbangan, negara-negara yang terhubung dengan lautan, dan negara-negara yang terhubung dalam sejarah. Dalam sejarah, kita semua telah melewati masa-masa menyakitkan dalam teknologi terbelakang dibandingkan teknologi yang dimiliki negara lawan. Kita juga mengalami sejarah modern yang sulit dalam proses mencoba untuk bangkit dari bekas luka. Bahkan sekarang, kita juga bekerja keras untuk meningkatkan perkembangan teknologi. Walaupun kita telah mendapatkan hasil yang membanggakan dari sebuah sisi, namun jalan kita masih terlihat sangat jauh untuk mencapai puncak. Kita masih memiliki banyak kendala.

Lalu apa yang harus kita lakukan dalam lingkungan yang sulit ini? Walaupun ini berlebihan, saya pikir jalannya masih jauh. Sangat sulit untuk kita menciptakan sesuatu secara langsung yang dapat menunjukkan teknologi budaya seperti ini. Namun berbeda dalam hal konten. Kita bisa menyelesaikannya untuk menarik fokus publik dalam jangka pendek. Selain itu, kita memiliki kesempatan untuk bisa membangun konten seperti itu. Saya ingin mengatakan bahwa konten yang bagus adalah pernyataan yang harus disampaikan di generasi sekarang ini.

Dalam konteks itu, kita berada dalam negara yang memiliki perbedaan teknologi, budaya, latar belakang sejarah, sehingga kita melihat manusia dan dunia dari sudut pandang yang berbeda. Karena itu, kita bisa menciptakan cerita yang berbeda. Fakta bahwa kita berada di tengah-tengah sejarah bermakna bahwa kita dapat mengubah universalitas dan kontemporeritas.

Ada sesuatu di dunia ini yang hanya bisa kita pahami. Jadi alih-alih berlari maju, kita sebenarnya bisa menggali sudut dunia yang sempit dan dalam. Ini memungkinkan kita untuk membuat konten dalam warna dan format yang membuat beberapa orang tergila-gila, dan membuat paradoks bahwa warna dapat menjangkau semua orang. Pada akhirnya, pernyataan itu menjadi tugas semua orang. Orang yang dapat hidup, mengetahui dan merasakan karakteristik konten yang bagus dengan tubuh dan perasaannya. Karena itu, orang-orang yang dapat memunculkan pernyataan dan menciptakan warna yang baru. Orang yang dapat berbicara kepada dunia dan membiarkan dunia untuk menanggapi ucapannya. Berinvestasi pada orang seperti itu adalah berinvestasi pada konten budaya di masa depan.

Sama seperti Live Aid yang mengumumkan nilai teknologi siaran langsung melalui satelit 34 tahun yang lalu, dan sama dengan BTS yang sekarang telah menunjukkan kekuatan teknologi YouTube, marilah berinvestasi kepada orang yang dapat membuktikan nilai dari keberadaan teknologi baru yang akan menciptakan konten yang berisi pernyataan dan pemahaman kita sendiri. Hal itu akan menjadi revolusi industri keempat yang akan menjadi mesin pertumbuhan ASEAN. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Original article : http://tenasia.hankyung.com/archives/1862441

Translation by : Suci A. sucii.anggunisa@gmail.com

Latest articles

Related articles

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x